Dunia Asa - Dunia Wisata dan Kuliner

Dunia informasi wisata, Kuliner, Paket Tour Wisata, Resep, tips wisata, Backpacker, Wonderful Indonesia, Liburan Bersama Keluarga

Inilah Barometer Kebudayaan Jawa - Keraton Yogyakarta

"Pulang ke kotamu..Ada setangkup haru dalam rindu"..itulah sepenggal lirik lagu Kla Project yang dulu pernah hits di era 90-an - Yogyakarta.



Yogyakarta, yang berada diantara Pantai Parangtritis, Tugu, dan Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta menjadi simbol kejayaan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Jika Yogyakarta menjadi detak jantung dan pusat kebudayaan Jawa, serta disebut sebagai Kota Budaya, menurut saya sangatlah beralasan dan juga tidaklah berlebihan.



Istana Raja atau Kraton berdiri tegak disini, yang menjadi pusat kebudayaan Jawa itu sendiri.

Selain sebagai tempat tinggal raja bersama permasuri dan keluarganya, Kraton Yogyakarta juga menjadi tempat tujuan wisata budaya yang boleh dikunjungi oleh siapa pun juga.

Namun demikian, siapapun yang berkunjung disini harus berpakaian rapi serta bersikap dan bertindak sopan.



Ditempat ini, banyak hal yang sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan bagi wisatawan yang datang dan berkunjung ke Kraton Yogyakarta ini.

Sebut saja bangunannya yang megah, kental dengan nuansa Jawa nya, barang-barang antik koleksi Raja dan keluarganya, pertunjukan seni, hingga kehidupan para abdi dalem.

Seandainya kamu datang dan berkunjung pada waktu yang tepat, kamu bisa menyaksikan beragam upacara adat atau prosesi adat yang di gelar di kraton ini.





Seperti Nyebar Udhik-udhik, Caos Dahar, Grebeg, dan masih banyak lagi.

Selain tempat-tempat menarik yang bisa kamu dapati di Kraton Yogyakarta ini, ada juga fakta-fakta unik yang menarik untuk kamu ketahui, diantaranya:

  • Fakta nya : Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamenku Buwono X bersama keluarganya sampai hari ini masih bertempat tinggal di Kraton Yogyakarta ini.

  • Fakta nya : Terdapat berbagai ruang pamer benda-benda antik seperti keramik, batik antik dan kuno, lukisan-lukisan, gamelan serta benda-benda pribadi Raja di Komplek Keraton Yogyakarta ini.

  • Fakta Menariknya : Terdapat sumur kuno yang didasarnya terdapat penuh dengna uang di dalam bangunan yang menyimpan aneka koleksi batik tadi.

  • Fakta nya : Setiap Selasa Wage (dalam kalender Jawa) di lapangan Kemandungan Kidul (bagian belakang belakang) selalu dilaksanakan lomba "Jemparingan" atau Lomba Panahan Gaya Mataraman, dimana semua pemanah mengenakan busana tradisional Jawa dan memanah dalam posisi duduk.



Bagi kamu yang berencana untuk berkunjung ke Kraton Yogyakarta, berikut jadwal jam buka dan jadwal pertunjukan seni di Kraton Yogyakarta ini, yakni :

  1. Kraton Yogyakarta terbuka untuk kunjungan wisatawan setiap hari mulai pukul 09.00 – 14.00 WIB.

  2. Khusus hari Jumat kraton tutup pukul 11.00 WIB.

  3. Pertunjukan Seni dimulai pukul 10.00 WIB (Senin – Kamis), pukul 09.00 (Jumat), dan pukul 09.30 (Sabtu – Minggu).



Untuk harga tiket masuk nya sendiri, murah banget, yakni:

  1. Tiket masuk Kraton Yogyakarta sebesar Rp5.000 untuk wisatawan domestik.

  2. Rp15.000 khusus untuk wisatawan asing.

Sedangkan untuk masuk ke Kompleks Kraton Yogyakarta ini, memiliki 2 loket masuk, yaitu:

  1. Terletak di Tepas Keprajuritan (depan Alun-alun Utara)

  2. Terletak Tepas Pariwisata (Regol Keben).



Saya sarankan kamu melalui Tepas Pariwisata, jika kamu ingin melihat koleksi-koleksi yang lebih lengkap dari Kraton Yogyakarta ini.



Pertunjukan seni yang diselengarakan di Kraton Yogyakarta ini ada beraneka pertunjukan seni seperti macapat, gamelan, wayang orang, wayang golek menak, wayang kulit, dan tari srimpi yang di gelar di Bangsal Manganti.


Itulah tadi sepenggal kisah "Pulang ke kotamu.." di Kraton Yogyakarta. Bagi kamu yang ingin ber wisata budaya, jangan sampai kamu lewatkan barometer kebudayaan jawa ini ya..Kraton Yogyakarta.