Top Social

Dunia Asa

Featured Posts Slider

Image Slider

5/17/2017

6 Hal yang dapat di Pelajari dari Traveling

Traveling merupakan pengalaman yang sangat mengasyikkan, selain kita bisa melihat tempat-tempat baru, orang-orang baru serta kebudayaan dan pengalaman baru, Traveling juga bisa menambah wawasan serta pengalaman kita. Berdasarkan pengalaman yang saya dapati saat traveling, ada hal-hal yang bisa menjadi pelajaran sekaligus melatih diri dan mengambangkan pola pikir dan wawasan dalam berpikir.
6 Hal yang Dapat di Pelajari dari Traveling

Berikut yang saya dapat simpulkan apa saja yang dapat dipelajari saat traveling:

1. Kesabaran: 
Saat traveling, pengalaman yang sering kali saya dapatkan adalah "terlambat" atau  tidak sesuai schedule, atau diluar rencana. Contohnya, saya harus menunggu dibandara karena pesawat delay, dengan berbagai macam alasan keterlambatan keberangkatan pesawat, mulai dari cuaca, kerusakan mesin, pesawat belum nyampe, dan lain sebagainya. Belum lagi ketika menunggu bus atau angkot saat menuju tempat tujuan wisata, jangan harap kita akan berangkat tepat waktu dan bus atau angkot itu berangkat sesuai jadwal. Bus atau angkot lebih banyak menunggu atau "ngetem" sampai semua kursi penuh sebelum bus atau angkot berangkat. Kadang-kadang bisa satu jam atau lebih, baru bus/ angkot jalan. 

Kesel, marah, kepanasan, dan bermacam-macam hal lainnya yang bercampur aduk dikepala menambah kekesalan kita, ketika kita harus menunggu. 
Untuk menghilangkan rasa kesel dan marah serta kebosanan yang melanda, saya biasa nya maen game di HP atau paling tidak browsing, bermedia sosial, membaca dan lain sebagainya, untuk mengisi waktu selama menunggu. 

Bagi traveling ala backpacker yang menyukai perjalanan melihat dan bercampur dengan penduduk atau masyarakat sekitar serta berharap dapat menghemat anggaran traveling atau bahkan mengharapkan gratis, sobat traveling backpacker akan benar-benar sangat diuji kesabaran sobat semua. Yakinlah, semakin sering kita traveling dan menemukan masalah seperti ini, akan semakin teruji dan terlatih kesabaran kita.

2. Menghargai Waktu: 
Bagi sobat traveling yang tersbiasa dengan hiruk pikuk nya kota dan kesibukan pekerjaan yang dikejar deadline, dan lain sebagainya, saat mendapatkan cuti liburan dari kantor, sebulan misalnya atau bahkan lebih akan terasa sangat singkat. Sobat akan dihadapi dengan berbagai macam pengalaman baru, wawasan baru, yang akan semakin membuat kalian semua berharap untuk mendapatkan liburan yang lebih lama lagi. Karena saat menghabiskan waktu dengan semua kesenangan yang didapat saat liburan, maka waktu akan terasa sangat singkat.

Saya yakin, setelah sobat semua pulang dari liburan dan mulai bekerja seperti biasanya, dengan semua rutinitas yang mungkin sangat membosankan, sobat akan lebih menghargai semua waktu yang kalian punya. Bahkan mungkin, hasil dari pekerjaan kalian akan lebih baik lagi dengan kata lain akan lebih meningkatkan semangat kerja dan kualitas kerja. Mungkin selain terbawa suasana dan karena mendapat pelajaran dari traveling dalam menghargai waktu bisa juga karena sobat ingin mendapatkan bonus serta waktu cuti liburan lebih banyak lagi dari tempat sobat bekerja, atas hasil kerja dan prestasi yang sobat tunjukkan.

3. Belajar Menikmati Hidup:
Traveling akan mengajarkan kita bagaimana caranya menikmati hidup, saat ini, detik ini, waktu ini. Dalam kehidupan sehari-hari kita biasa di pusingkan dengan omongan-omongan miring, gosip-gosip, atau terkadang kita ditakutkan akan hal apakah target hidup kita terpenuhi, keinginan-keingninan kita terpenuhi dan lain sebagainya. Dengan traveling sobat akan menemukan bahwa segala sesuatunya terkadang tidak berjalan sesuai rencana sobat saat traveling atau liburan. 

Dengan traveling sobat akan diajari untuk hidup pada saat ini, detik ini, moment ini dan tetap kagum serta menikmati lingkungan baru anda. Jika sobat berada di tempat baru, sobat akan cenderung memperhatikan aroma, pemandangan dan suara di sekitar lebih dari yang sobat inginkan waktu di rumah. Jika sobat melakukan ini cukup lama saat traveling, hal ini bisa saja menjadi kebiasaan sehingga ketika sobat sampai di rumah, mungkin sobat akan memperhatikan segala sesuatunya dari sudut pandang seorang bacpacker.

4. Terlatih Menghadapi Masalah Sebesar Apapun: 
Terkadang kita cenderung hidup seperti katak dalam termpurung dan berpikir bahwa masalah yang kita hadapi luar biasa besar dan menakutkannya. Tapi dengan seringnya sobat pergi liburan atau traveling, dengan semua masalah yang sobat hadapi saat liburan dan mungkin sobat mendapati orang-orang disaat traveling dengan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari, sehingga membuka wawasan sobat semua, bahwa masalah yang sobat hadapi tidaklah seburuk itu.

5. Menjadi Lebih Peduli: 
Pernahkah sobat ingin merasakan bagaimana rasanya tinggal di sebuah gubuk kecil di antah berantah, atau berada diatas kapal ditengah lautan? Perlu sobat ketahui, inilah yang akan sobat dapati ditempat baru saat sobat traveling. Hal ini bisa menjadi sebuah kejutan yang ekstrim untuk melihat bagaimana orang tinggal di daerah lain. Terkadang kita tidak menyadari bahwa yang kita memiliki sangat bagus dan kita mengeluh tentang segala hal karena yang kita tahu hanyalah dunia kita saja. Dengan kita mengunjungi tempat lain atau pergi liburan, kita akan lebih peduli dan lebih perhatian lagi pada orang-orang sekitar kita.

6. Lebih Bersyukur:
Selain menjadi lebih peduli dan lebih memperhatikan orang-orang sekitar kita disaat liburan, kita juga akan lebih menghargai dari apa yang kita miliki. Iya sobat, kita akan lebih banyak bersyukur lagi atas nikmat yang kita miliki. Kita akan lebih banyak menyaksikan bagaimana orang-orang dibelahan tempat lain berkutat dengan kehidupannya yang keras, yang penuh dengan kesengsaraan atau bisa juga kita menemukan orang-orang yang serba berkecukupan sehingga menjadi perbandingan untuk kita, yang pada akhirnya membuka cakrawala cara berpikir kita, wawasan kita, ternyata kita memang harus banyak-banyak bersyukur.

Itulah beberapa 6 hal yang dapat ambil hikmahnya dari sebuah perjalanan. Lihat posting saya tentang 20 tips traveling terbaik ala bacpacker, yang juga saya terapkan saat saya berlibur ke Daratan Tinggi Dieng, Negari di Atas Awan, Tanahnya Para Dewa, serta saat perjalanan saya mencoba wisata ekstrim di Curug Kencana Putri dan Curug Ciampea Bogor, Jawa Barat.

5/15/2017

Dataran Tinggi Dieng, Negeri diatas Awam, Tanahnya Para Dewa

Hai sobat traveler dunia asa, sekarang saya ingin mengajak kalian semua mengeksplorasi salah satu daerah, yang mendapat julukan sebagai "Negeri diatas Awan". Selain dijuluki sebagai "Negeri diatas Awan", daerah ini juga disebut sebagai "Tanahnya Para Dewa", Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah.  

Dataran Tinggi Dieng, terletak atau mencakup dua Kabupaten, yakni Kabupaten Wonosobo yakni Dieng Wetan dan Kabupaten Banjarnegara, yakni Dieng Kulon. Konon, didaerah ini ada suku legendaris yang penduduknya dari sejak lahir ramputnya "gimbal", unik bangetkan guys. Dari pada penasaran terus ikuti kisah saya dalam mengekplorasi "Negeri diatas Awan, Tanahnya Para Dewa", Dataran Tinggi Dieng.

Dataran tinggi Dieng merupakan bekas gunung vulkanik purba yang sudah tidak aktif lagi, sehingga karena bekas gunung volkanik dan konon katanya meletus beberapa kali waktu jaman dulu kala, tempatnya ini menjadi berbukit-bukit yang menonjol tak beraturan.  

Batu Ratapan Angin
Karena konon tempat ini dulunya adalah gunung vulkanik aktif yang dikabarkan beberapa kali meletus memiliki tebing-tebing yang artistik seperti Batu Ratapan Angin ini. Konon katanya, tempat ini indah pesonanya bagaikan lukisan, karena itu guys jangan sebut kalo kalian pecinta alam kalo belum sampai ketempat ini. 

Batu Ratapan Angin Dataran Tinggi Dieng

Untuk sampai ke Batu Ratapan Angin ini kita harus tracking atau berjalan kaki kurang lebih sekitar 15 menit aja. Tenang guys, tidak seperti waktu di Curug Ciampea Bogor, kemaren butuh waktu hingga 40 menit. Namun apalah artinya 15 Menit atau 40 Menit, dibandingkan dengan keindahan alam yang sungguh mempesona serta pengalaman traveling yang akan kita dapati nantinya.

Sobat traveler dunia asa gak perlu khawatir, karena daerah ini merupakan dataran tinggi, jadi udaranya pun dijamin masih segar dan dingin guys. Selain itu juga, tracking ditempat ini tidaklah susah karena telah disiapkan anak tanggal walaupun ada sebagian yang masih alami.

Dari Batu Ratapan Angin ini, sobat akan disuguhi pemandangan alam yang mempesona seperti lukisan dan sobat juga akan terpukau dengan pemandangan dua telaga cantik berbeda warna yakni Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Berada diatas, di Batu Ratapan Angin ini, dengan pemandangan alam serta pemandangan Telaga Warna dan Telaga Pengilon, akan menyadarkan kita, betapa indah dan mempesonanya ciptaan Tuhan. Saya merasa bersyukur banget menikmati view seindah ini, yang menyadarkan saya betapa kecilnya kita di dunia ciptaan Tuhan ini.

Pemandangan alam disini merupakan tempat yang sangat cocok untuk sobat yang suka fotograpi, dan view atau pemandangan terbaik yang saya sarankan ditempat ini, Batu Ratapan Angin dengan view atau latar belakang dua telaga warna tadi.

Sekali lagi saya berpesan untuk sobat traveler dunia asa, tempat ini cukup berbahaya karena merupakan tebing yang tinggi dan curam, jadi berhati-hati ya sobat saat berfoto-foto atau berselfie ria disini, jangan sampai liburan sobat menjadi tragedi yang tidak diinginkan. 

Nah, untuk itu ada satu tempat yang bisa sobat tuju sebagai tempat untuk bersantai-santai sambil memandangi pemandangan yang indah ada banyak juga aktifitas lain yang dapat sobat lakukan disini. Salah satunya adalah menyeberangi jembatan gantung yang di buat dari satu puncak bebatuan ke puncak bebatuan lainnya. 

Bukit Batu Pandan
Jika sobat ingin mencoba melihat pemandangan dataran tinggi dieng dari tempat yang lebih tinggi lagi, sobat bisa menaiki Bukit Batu Pandan. Bukit ini dapat sobat traveling dunia asa tempuh dengan tracking atau berjalan kaki, atau jika sobat ingin merasakan sensasi yang berbeda, yang memacu adrenelin, sobat dapat melakukan Rappeling menuju puncak bukit Batu Pandan ini.

Jalur Rappeling ditempat ini memang agak sulit, karena tebingnya masih banyak tanah, sehingga mudah terpeleset. Namun demikian, untuk mendapatkan sensasi serta pemandangan yang indah, tentu saja harus ada perjuangan. Selain menambah pengalaman rappeling, juga menambah pengalaman traveling sobat semua.

Kawah Sikidang
Nama sikidang sendiri, diambil dari nama hewan Kijang, yang konon karena kawah ini, sering berpindah-pindah seperti halnya hewan Kijang. Makanya kawasan ini disebut dengan nama Sikidang. Kawah Sikidang ini merupakan bekas letusan gunung merapi yang membentuk menjadi kawah, yang sampai saat ini masih aktif.

Karena kawasan ini merupakan kawah bekas letusan gunung merapi, yang berbentuk seperti lubang-lubang sangat cocok digunakan sebagai tempat olah raga ekstrim lainnya, seperti misalnya mencoba menyusuri kawah ini menggunakan motor trail.

Bagi sobat traveler yang menyukai olah raga ektrim ini, saya ingatkan untuk selalu safety first, keamanan yang utama ya sobat.

Bukit Sikunir
Mengapa tempat ini disebut sebagai Negeri Diatas Awan? karena ditempat inilah, tepatnya di Bukit Sikunir, sobat akan bisa merasa seperti berada diatas awan. Tempat ini juga merupakan spot atau tempat terbaik di Asia Tenggara untuk melihat sunrise atau matahari terbit.

Dari sini, sobat akan melihat The Golden Sunrise, sunrise terbaik di Asia Tenggara yang dapat sobat saksikan, ada disini.

Sebagai informasi aja ya sobat, bukit ini disebut dengan nama Bukit Sikunir. Sikunir sendiri diambil dari kata "kunir" yakni kunyit. Warna kunyit adalah orange, dan sunrise yang ada disini berwarna orange guys, karena itu bukit ini disebut sebagai Bukit Sikunir.

Desa Sembungan,
Untuk sampai dipuncak Bukit Sikunir, kita harus menuju sebuah desa yang juga merupakan desa tertinggi dipulau jawa, Desa Sembungan.

Sobat harus bisa memperhitungkan waktu dengan cermat, jangan sampai waktu sampai dipuncak, The Golden Sunrise-nya, udah kelewatan, sayang bangetkan. Jarak tempuh yang harus sobat lalui dengan tracking atau jalan kaki adalah sekitar kurang lebih 800 meter atau membutuhkan waktu sekitar 30 menit, dimulai dari Desa Sembungan, desa tertinggi dipulau Jawa.

Tanjakan Jomblo
Saat sobat tracking atau berjalan kaki menuju puncak Bukit Sikunir, sobat akan menemui jalan yang bercabang dan ada bukit atau tanjakan yang oleh penduduk setempat di sebut sebagai Tanjakan Jomblo.

Tanjakan Jomblo ini konon katanya jika berada ditanjakan ini, apabila melihat atau menoleh kebelakang, maka akan menjomblo selama 4 tahun. Jangan dicoba ya guys, ntar bisa jomblo 4 tahun loh.

Dari Bukit Sikunir ini, kita dapat melihat deretan gunung-gunung, diantaranya yakni Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Perau dan beberapa gunung lainnya.

Air Terjun Sikarim
Masih terletak di Desa Sembungan, desa tertinggi di pulau jawa, selanjutnya sobat traveler dunia asa akan saya ajak untuk menikmati dinginnya air terjun Sikarim. Air terjun yang masih sangat alami ini, airnya sudah dapat dipastikan bersih dan menyegarkan.

Untuk sampai ditempat ini kita harus tracking sekitar 20 Menit dari Desa Sembungan, desa tertinggi dipulau Jawa. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 24 meter, serta memiliki beberapa undakan air terjun. Selain airnya bersih, debit air dari air terjun sikarim ini, sangat besar loh sobat.

Walau mentari tertutup awan, kalian jangan lupa untuk tetap bersinar sobat, happy traveling.

5/12/2017

Wisata Petualangan Ekstrim di Curug Kencana Putri dan Curug Ciampea, Bogor Jawa Barat

Tidak terasa, saya sudah menulis sepuluh artikel tentang pengalaman dan tips traveling saya disini. Tetap semangat ya teman-teman, mengikuti dan membaca tulisan saya tentang pengalaman-pengalaman serta tips-tips dari saya mengenai traveling diberbagai kota di Indonesia dan Dunia. 

Kali ini, saya akan melanjutkan pengalaman saya saat mengelilingi kota Bogor. Sebelumnya, saya menulis tentang "Traveling Kuliner Menjelang Malam di Kota Hujan, Bogor Jawa Barat". Nah, setelah puas mencoba nikmatnya kuliner yang ada di Kota Bogor, saatnya saya mengajak kalian untuk berkeliling ke objek-objek wisata yang ada di Kota Bogor.

Tempat yang kali ini akan saya ceritakan adalah tempat wisata petualangan mulai dari petualang biasa sampai petualangan ekstrim yang dapat memacu adrenalin sahabat traveler semua. Selain petualangan ekstrim, kota yang terkenal dengan curah hujan yang cukup tinggi ini juga memiliki panorama alam yang masih sangat mempesona, yang akan membawa kita semua kedalam suasana khas wilayah tropis.

Curug Kencana Putri
Kota ini juga dikenal dengan banyaknya "curug" atau air terjunnya yang mempunyai pesona yang luar biasa, karena itu saya akan mengajak kalian untuk mengunjungi salah satu curug/ air terjun yang ada di Kota Bogor Jawa Barat. Salah satunya adalah Curug Kencana Putri yang berada di Desa Karang Tengah Babakan Madang, Sentul Bogor.

Curug atau Air Terjun Ciampea

Tempat ini walaupun sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, akan tetapi kebersihannya masih sangat terjaga. Karena itu, tempat ini merupakan salah satu tempat favorit bagi mereka yang menyukai petualangan-petualangan ekstrim.  Disini telah disediakan tempat bagi mereka yang ingin terjun dari ketinggian yang lumayan ekstrim dan memacu adrenalin sobat semua. 

Curug ini merupakan air terjun mini yang memiliki beberapa tingkatan atau leuwih yakni yang kedalaman airnya bervariasi. Yakni Leuwih Panjang, Leuwih Demang, Leuwih Pariuk dan Leuwih Cibariung. 

Air terjun ini tidaklah tinggi, walaupun begitu, melihat airnya yang jernih dan bening bawaannya ingin langsung nyebur dan berenang guys. Air nya bening banget, sampai-sampai dasar airnya kelihatan, pokoknya asyik banget, kalian mesti kunjungi tempat ini, saya jamin tidak akan nyesel deh.

Untuk kalian yang menyukai petualangan ekstrim dan ingin mencoba meloncat ke air dari tempat yang telah disediakan hati-hati ya, jangan sampai terpeleset. Tempatnya lumayan tinggi, dan dinding tebing sekelilingnya itu batu, jangan sampai liburan kalian jadi malapetaka. Selain itu karena tempat terjunnya lumayan tinggi, diwaktu terjun jangan sampai salah posisi jatuhnya ya, kalau salah bakal sakit banget guys.

Bagi kalian yang berasal dari Jakarta, Bogor merupakan salah satu tujuan yang patut anda kunjungi, selain tempatnya tidak terlalu jauh dan aksesnya yang mudah dicapai, kalian juga dapat terbebas dari kesibukan dan padatnya ibukota.

Air Terjun Ciampea
Perjalanan kita selanjutnya adalah menuju daerah Tenjolaya, tepatnya di Tapos 1 Tenjolaya Bogor, Jawa Barat yakni curug atau air terjun Ciampea. Kawasan air terjun ini belum banyak yang mengetahuinya, hingga untuk sampai kekawasan ini, saya harus berhenti beberapa kali untuk bertanya pada penduduk lokal setempat. 

Sobat traveler jangan takut, dari dulu bangsa kita dikenal dengan bangsa yang ramah, jadi sobat traveler dunia asa akan mendapati keramahan dan sikap kekeluargaan yang masih sangat lekat disini. Jadi, kalau sobat traveler dunia asa menemukan kendaraan yang melewati daerah ini, sobat bisa ikut nebeng. Akan tetapi akan lebih baik lagi jika sobat traveler menyewakan kendaraan yang dapat membawa kemanapun sobat ingin tuju.

Tapi, untuk menuju lokasi air terjun ciampea, sobat harus tracking atau jalan kaki kurang lebih selama 40 menit, jauh banget ya guys, pastinya cepek. Karena tempat ini memang belum banyak yang tau, dan masih merupakan objek wisata yang belum begitu di perhatikan oleh pemerintah setempat. Tapi, sobat traveler walaupaun kita berjalan kaki untuk sampai lokasi ini, jalan yang akan kita lalui adalah persawahan warga setempat. Sepanjang jalan kita akan disuguhkan pemandangan alam yang luar biasa mempesona. Percaya deh, sobat traveler dunia asa, kita tidak akan merasa kecapean, karena ditemanin hijaunya persawahan yang dikelilingi hutan tropis yang indah mempesona.

Setelah melewati persawahan, selanjutnya kita akan menyusuri aliran sungai yang berbatuan besar. Sekali lagi sobat, saat menyusuri sungai dengan bebatuan besarnya ini, kita harus hati-hati agar kita tidak terpeleset. 

Bagi yang suka olahraga ekstrim, jangan lupa ya guys, untuk membawa peralatan Rapling, karena tempat ini cocok banget bagi kalian yang menyukai olahraga rappeling sekaligus mencintai traveling ekstrim. Air terjun ini biasanya sering digunakan sebagai wahana Rappeling oleh komunitas-komunitas rappeling yang ada di kota Bogor.

Untuk Rappeling sendiri, ada 3 prinsip yang harus diketahui, yakni :
  1. Menggunakan tali karmantel/ rappel sebagai jalur lintasan dan tempat bergantung.
  2. Menggunakan gaya berat badan dan gaya tolak kaki pada tebing sebagai pendorong gerak turun.
  3. Menggunakan salah satu tangan untuk keseimbangan dan tangan lainnya untuk mengatur kecepatan.
Bagi sobat yang menyukai olahraga ekstrim semacam rappeling ini, akan mendapati sensasi sangat yang jauh berbeda yakni dengan menuruni tebing air terjun ini.


Sekian dulu ya sobat traveling dunia asa, jalan-jalan ekstrim kita di kota hujan Bogor, Jawa Barat. Happy Traveling.
5/10/2017

Pulau Bangka, Destinasi Wisata Murah Meriah Bagian 1

Halo teman-teman traveler semua, kali ini saya didunia asa akan mengajak temem-teman menyelusuri salah satu pulau yang pernah menjadi pembicaraan banyak orang baik dikalangan warganet ataupun dikalangan insan perfilman Indonesia, Kepulauan Bangka Belitung.

Kepulauan Bangka Belitung, sering menjadi pembicaraan warganet karena kepulauan ini merupakan daerah tempat berasalnya tokoh yang saat ini menjadi pemberitaan hangat. Siapa lagi kalau bukan Basuki Tjahja Purnama Alias Ahok. Ahok yang melejit namanya karena menjadi Wakil Gubernur DKI, yang selanjutnya menjadi Gubernur DKI dan pada akhirnya kalah dalam Pilkada kemaren di DKI Jakarta.

Tenang sahabat traveler semua, saya tidak akan bercerita tentang politik kok, bosan, hehe..,kan sudah banyak politikus di Negeri ini. Mendingan saya bercerita tentang tempat-tempat wisata yang Indah dan Mempesona yang ada di Negeri tercinta ini, dan khusus saat ini saya ingin bercerita pengalaman saya traveling di Kepulauan Bangka Belitung.

Kepulauan Bangka Belitung, dapat ditempuh cukup dengan waktu 45 menit saja lewat perjalanan udara dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menuju Bandara di Pulau Bangka atau Pulau Belitung. Sedangkan untuk tiket perjalanannya pun tidaklah tergolong mahal kok sahabat traveler, cukup dengan merogoh kocek 250ribu sampai 400ribu rupiah saja. Tapi itu dihari-hari biasa ya, jangan dihari-hari besar seperti lebaran atau hari raya nya orang cina. MAHAL.

Seperti halnya di Kota "Lumpia" Semarang, kita akan menemukan dan merasakan sentuhan harmonisasi antara budaya melayu dengan budaya cina ditempat ini.

Saat traveler menjelajahi tempat yang berjulukan "Pulau Timah" ini, kalian akan menemukan angkutan umum yang ada di tempat ini, akan tetapi tidak sebanyak waktu di Semarang atau kota-kota besar lainnya.  Hanya taksi dan Angkutan Kota saja yang ada. Sedangkan untuk sewa kendaraan, ada banyak tempat ini, jadi saya lebih menganjurkan sahabat traveler agar menyewa kendaraan saja. Agar lebih mudah dan bebas dalam menyusuri pulau ini.

Setelah menemukan kendaraan yang cocok untuk digunakan mengitari pulau ini, saat nya saya mengajak kalian untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan wisata alam seperti :

MUSEUM TIMAH
Tidaklah sulit untuk menemukan tempat ini, karena terletak ditengah-tengah kota Pangkalpinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka belitung. Terletak di Jalan Ahmad Yani, Pangkal Pinang, Bangka. Sebelum menjadi Museum, tempat ini adalah merupakan rumah dinas Hoofdt Administrateur Banka Tin Winning (BTW). Tempat ini, memiliki peranan penting dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, dan juga adalah salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kepulauan Bangka Belitung.

Museum ini menyimpan catatan-catatan sejarah pertimahan yang ada di Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta sejarah pertimahan dunia. PT. Timah Tbk, bersama pemerintah daerah setempat sebagai pengelola tempat ini, menggratiskan bagi siapa saja yang ingin berkunjung ke tempat ini, asyik bukan.

PESANGGRAHAN MENUMBING MUNTOK
Dari Pangkalpinang menuju tempat ini, memakan waktu kurang lebih 2 jam, cukup jauh memang akan tetapi sahabat traveler jangan takut, jalan menuju tempat ini "mulus" jadi perjalananpun akan terasa nyaman.
Puncak Gunung Menumbing tingginya hanya 400-an meter saja di atas permukaan laut. Keberadaan tempat ini memanglah terpencil, maklum saja tempat ini dulunya adalah merupakan tempat pembuangan Ir. Soekarno oleh Belanda. Tempat ini bisa dicapai dengan kendaraan roda empat, ataupun roda dua, karena jalan menuju tempat ini termasuk lumayan, dan kita tidak harus capek mendaki untuk sampai ditempat ini.

Dipuncak menumbing, berdiri kokok bangunan tua yang juga merupakan tempat tinggal sementara Ir. Soekarno waktu dibuang ke pulau Bangka oleh Belanda. Ditempat ini kita akan menemukan peninggalan-peninggalan sejarah, baik foto-foto kegiatan Ir. Soekarno saat berada dalam pengasingan, maupun kamar tidur beserta tempat tidurnya, serta ruang kerjanya. Semua masih terawat dan tertata rapi.

Kita juga akan menemukan sebuah mobil sedan klasik, Ford De Luxe 8 bernomor Polisi BN 10. Sayang, Mobil ini berwarna hitam ini walaupun masih utuh dan terawat, akan tetapi mesin mobil ini, hilang dan tidak diketahui keberadaannya. Mobil ini di pajang tepat didepan ruangan Kamar yang sekaligus ruang kerja Bung Karno.

PANTAI PARAI TENGGIRI
Selanjutnya, saya akan mengajak ke tempat destinasi wisata alam yang ada di Kepulauan Bangka Belitung, Wisata Pantai. Pantai Parai Tenggiri, pantai dikelola oleh El-Jhon Grup, terletak di ujung Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka. Untuk mencapai tempat ini, dari Pangkalpinang, cukup membutuhkan waktu sekitar kurang dari 1 jam. 

Karena tempat ini dikelola oleh swasta, maka untuk masuk ke pantai parai tenggiri, kita harus membayar 25ribu rupiah untuk orang dewasa dan untuk anak-anak tidak dipungut biaya. Pihak pengelola juga menyediakan penyewaan untuk wahana air, seperti Banana Boat, Jetski, Diving, dan lain sebagainya. 

Bagi yang suka berjemur ataupun yang membawa anak-anak, tempat ini cocok sekali, karena pasir pantai tenggiri ini, sangat bersih dan terawat, selain pantai ini tertutup, pantai ini selalu dijaga dan dirawat oleh pengelolanya.

Bagi yang selesai mandi air laut dipantai dan ingin bilas, ditempat ini juga tersedia kolam renang air tawar. Akan tetapi, untuk bisa berenang di kolam renang, kita harus membayar lagi sebesar 20ribu rupiah perorangnya, dewasa maupun anak-anak.

Pantai ini sangat cocok bagi mereka yang suka fotograpi, karena dipantai ini banyak bebatuan yang cukup besar dan bebatuan kecil yang bertumpuk-tumpuk, sehingga membuat suasana dan spot untuk berfoto cukup indah dan menakjubkan.

PENANGKARAN PENYU TONGACI
Tempat ini, sebagaimana Pantai Parai Tenggiri juga dikelola oleh swasta, akan tetapi untuk memasuki tempat ini, kita tidak dipungut biaya. Cukup bayar biaya parkir kendaraan saja. Selain sebagai penangkaran penyu, tempat ini juga merupakan ditepi pantai, sehingga bisa juga menjadi tempat bermain air atau pasir dan tentu saja bisa juga mandi air laut disini.

Tempat ini juga menyewakan berbagai wahana air, sebagaimana di Pantai Parai Tenggiri. Selain sebagai destinasi wisata, tempat ini merupakan tempat penangkaran penyu, yang dikelola oleh swasta, untuk kelestarian penyu. Disini juga menyediakan tempat-tempat yang bagus untuk fotograpi, apalagi bagi mereka yang suka berfoto selfie.

Selain itu, di tongaci banyak cafe-cafe yang tersedia, yang menyajikan berbagai macam jenis kuliner, baik makanan laut ataupun makanan-makanan tradisonal. 

Saya rasa cukup sekian dulu ya sahabat traveler, masih banyak tempat-tempat yang bagus lainnya yang ada di Kepulauan Bangka Belitung. Dilain kesempatan, kita jalan-jalan lagi di Kepulauan Bangka Belitung.. Happy Traveling.

Sam Poo Kong, Misteri dan Cerita yang Tertinggal

Kembali lagi bersama saya di Dunia Asa, kali ini saya ingin melanjutkan cerita traveling kita di Kota "Lumpia" Semarang. Sebelumnya di "Jalan-jalan ke Kota Lumpia, Semarang Jawa Tengah" saya sedikit bercerita tentang tempat-tempat wisata yang wajib dikunjungi di Semarang.

Nah, saat ini saya akan bercerita tentang Kelenteng Sam Poo Kong, sejarah serta cerita-cerita yang ada di Kuil ini. Karena dicerita saya sebelumnya, belum saya gambarkan secara lengkap.


KELENTENG SAM POO KONG
Kelenteng Sam Poo Kong, sering juga disebut dengan Kelenteng Gedung Batu Sam Poo Kong, karena bentuknya yang merupakan sebuah gua batu yang terletak pada satu bukit batu. Akan tetapi karena bentuknya mirip dengan kelenteng, karena tempat ini memiliki arsitektur yang bernuansa bangunan cina sehingga bisa dikatakan mirip dengan sebuah kelenteng.

Tempat ini awalnya adalah sebuah tempat pendaratan pertama dan menjadi tempat persinggahan seorang Laksamana Tiongkok yang beragama Islam, yakni Zheng He/ Cheng Ho. Cerita tentang Cheng Ho, sudah pernah diangkat ke layar kaca, dan yang memerankan Laksamana Cheng Ho pada saat itu adalah Yusril Ihza Mahendra. Salah satu petunjuk  yang menunjukkan bahwa tempat ini merupakan bekas persinggahan yang Islami adalah dengan ditemukannya sebuah tulisan yang berbunyi "Marilah Kita Mengheningkan Cipta dengan Mendengarkan Bacaan Al Qur-an"

Jika sahabat traveler ingin mengunjungi tempat ini, terletak di daerah Simongan, Bongsari Semarang Barat Kota Semarang, Jawa Tengah. Kalian bisa masuk ke dalam komplek kelenteng Sam Poo Kong cukup dengan membayar tiket masuk sebesar 3ribu rupiah saja.

Tempat ini sekarang dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Karena itu, di dalam gua batu diletakan sebuah altar, serta patung-patung, termasuk patung Laksamana Cheng Ho, padahal laksamana cheng ho itu seorang muslim, tetapi bagi penganut agama konghucu, Laksamana Cheng Ho sudah dianggap dewa. Patung Laksamana Cheng Ho ini, termasuk patung terbesar di Asia Tenggara, karena langsung dikirim dari Tiongkok sana. Dan sebagian dari komunitas orang cina disini percaya bahwa Laksamana Cheng Ho bukan meninggal di laut tapi meninggal ditempat ini dan dimakamkan disini.

Demikian dari saya sahabat dunia asa, Happy Traveling.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature